Selayang Pandang

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dari penerbit oleh penerbit untuk masyarakat buku adalah awal lahirnya Islamic Book Fair (IBF). Sejak pertama kali diselenggarakan hingga sekarang, IBF merupakan gagasan yang berasal dari para penerbit, khususnya penerbit buku Islam, dilakukan oleh penerbit dan sekarang telah berkembang menjadi kegiatan yang dapat memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.

Awalnya IBF merupakan sebuah gagasan untuk berpromosi dan memperluas pemasaran buku di tengah kelesuan industri buku pada tahun 2001. Sejak krisis moneter tahun 1998, industri perbukuan di Indonesia mengalami penurunan yang tajam. Data keanggotaan IKAPI menunjukan, lebih dari 30 persen anggotanya berhenti beroperasi alias tidak dapat menjalankan usahanya. Sampai dengan tahun 2000 industri penerbitan belum juga menunjukan gairah sebagaimana era sebelum krismon melanda Indonesia dan nergara-negara Asia lainnya. Di antara bidang penerbitan yang relatif bertahan adalah para penerbit yang menerbitkan buku Islam.

Atas kenyataan itu kemudian dalam sebuah diskusi kelompok kerja (Pokja) Buku Agama Islam di IKAPI DKI Jakarta muncul gagasan untuk diadakannya sebuah pameran buku Islam. Gagasan inilah yang kemudian dirumuskan dan disosialisasikan untuk mendapatkan dukungan, baik di intern IKAPI DKI Jakarta—para anggota maupun pihak-pihak lain termasuk pemerintah.

Bagi IKAPI, khususnya IKAPI DKI Jakarta menyelenggarakan pameran buku sudah menjadi kegiatan rutin, salah satunya setiap tahun biasa menyelenggarakan pameran buku bertajuk Jakarta Book Fair atau Pesta Buku Jakarta. Namun IBF sebagai sebuah pameran buku yang mengkhususkan bagi buku-buku Islam bukanlah persoalan yang mudah untuk langsung dapat dilakukan. Sebagai pameran buku yang baru pertama kali dilakukan, apalagi saat itu masih dalam kondisi krisis moneter mengajak para anggota dan perusahaan penerbit lainnya untuk menjadi peserta IBF merupakan pekerjaan terberat.

Pada saat pertama kali diselenggarakan IBF hanya diikuti oleh 60 peserta, stannya hanya mengitari koridor Istora Senayan Gelora Bung Karno saja. Untuk mendapatkan peserta sebanyak itu satu per satu penerbit didatangi, mensosialisasikan gagasan di tengah keterpurukan dunia penerbit saat itu. Silaturrahmi dan rasa kebersamaan menjadi kekuatan kami sehingga IBF dapat berkembang seperti yang terlihat dan kita rasakan sekarang ini.

Perkembangan IBF dari tahun ke tahun harus dimaknai sebagai kekuatan silaturrahim. Rasa kebersamaan di antara para penerbit dan insan perbukuan menjadi kekuatan yang memperkokoh keberadaan IBF. Sejak awal memang salah satu tujuan dari IBF adalah sarana silaturahim para penerbit dan insan perbukuan, sehingga terjalin komunikasi timbal balik. Lebih jauh dari itu, melalui pameran seperti ini merupakan salah satu upaya kami, IKAPI sebagai asosiasi penerbit untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Karenanya dalam setiap pameran yang kami selenggarakan dikemas dengan memadukan antara pameran, pendidikan dan hiburan. Dengan itu, diharapkan pengunjung pameran semakin banyak dan masyarakat semakin akrab dengan buku sekaligus memahami pentingnya membaca.

Buku-buku yang dipamerkan dan berbagai acara yang digelar diharapkan dapat menjadi ruang apresiasi untuk memahami Islam secara utuh. Sehingga nilai-nilai Islam dapat disosialisasikan kepada masyarakat luas dan diaktualisaikan dalam kehidupan nyata. Manifestasi dari nilai-nilai itu tercermin dalam perilaku sebagai alkhlakul karimah.

Kami menyadari, untuk mewujudkan niat dan semangat itu memiliki keterbatasan, sebagai asosiasi penerbit dan para peserta pameran bisa berbuat sesuai dengan kemampuan kami. Karenanya melalui event ini kami membuka diri untuk bersinergi dengan berbagai pihak, ormas Islam, badan usaha, dan pemerintah untuk tercapainya masyarakat yang santun dan berakhlak mulia sebagaimana yang sering disampaikan Bapak Presiden.

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Facebook Comments
0saves
If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.