|
Puluhan ribu pengunjung Islamic Book Fair (IBF) memadati arena pameran, di Senayan, Jakarta, Ahad (8/3). Prosesi penutupan pameran akan ditandai dengan pengumuman pemenang stan terbaik oleh tim penilai, dari Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), ucapan terima kasih dari panitia kepada peserta pameran dan pemberian door prize pada pengunjung pameran.
Penutupan dijadwalkan pada pukul 21.00 WIB malam, bertempat di panggung utama IBF. Acara penutupan diawali dengan tausiyah oleh Abdullah Gymnastiar dengan tema “Cerdaskan Umat Mandirikan Bangsa’’. Tema tausiyah yang diambil sesuai dengan tema IBF 2009. Acara penutupan kemudian lanjutkan dengan sambutan Ketua Panitia, Anis Baswedan dan Ketua Ikapi, Afrizal Sinaro. Menurut Ketua Panitia, Anis Baswedan, pameran IBF 2009 ini telah berhasil melampaui target. Namun demikian panitia akan terus meningkan kualitas dan servis bagi para peserta stan dan pengunjung pameran. Sehingga IBF menjadi sebuah ajang yang senantiasa ditunggu-tunggu setiap tahunnya. Ajang pameran ini merupakan salah satu pendukung meningkatnya industri perbukuan pada umumnya dan peningkatan kualitas buku Islam pada khususnya. IBF juga menfasilitasi acara-acara yang mengembangkan ilmu pengetahuan dan wawasan.
Pada IBF 2009, setap hari, ratusan hingga ribuan santri dan pelajar mendatangi tempat pameran. Mereka umumnya datang menggunakan bus. Fenomena tersebut tentu saja sangat menggembirakan. Santri dan pelajar tampak begitu antusias mengunjungi berbagai stan di ajang IBF 2009. Santri dan pelajar yang berkunjung umumnya dari tingkat Tsanawiyah/SMP dan Aliyah/SMA merupakan potensi pembeli buku Islam di masa depan.
"Harapannya jika sejak kecil atau remaja mereka mencintai buku, kita harapkan kelak mereka akan senang membelanjakan uangnya untuk membeli buku," ujar Ketua IKAPI, Afrizal. Afrizal mengungkapkan, santri dan pelajar yang datang ternyata tak hanya melihat-lihat buku, namun tak sedikit yang juga membeli buku. Umumnya mereka membeli buku-buku remaja yang ringan, namun bermanfaat. Jadi, mereka datang ke IBF 2009 bukan sekadar jalan-jalan.
|