| Quraish Shihab Dinobatkan sebagai Tokoh Perbukuan Islam |
|
|
|
| Saturday, 28 February 2009 | |
“Sebenarnya saya tidak ingin menerima penghargaan ini, karena masih banyak tokoh yang lebih baik dari saya. Namun demikian saya sangat berterima kasih, dan mudah-mudahan pernghargaan ini tidak membuat saya berhenti berkarya melalui buku.” Demikian komentar singkat Quraish Shihab usai menerima penghargaan. Karya Quraish di bidang perbukuan diawali dengan buku “Membumikan Al-Qur’an”. Kemudian, karyanya yang monumental adalah “Tafsir Al-Misbah” disusul dengan buku-buku lainnya yang menjadi best seller. Quraish Shihab semakin konsisten di dunia perbukuan, yakni dengan mendirikan Penerbit Lentera Hati yang telah memberikan inspirasi dan kontribusi nyata bagi pengembangan literasi Islam. Menurut Tatang T. Sundesyah, yang mewakili panitia Penasehat Panitia IBF, Quraish Shihab memberikan kontribusi untuk menggugah kesadaran masyarakat dalam literasi Islam. “Buku dianggap Quraish Shihab sebagai media yang paling tepat untuk mentransfer pemikiran-pemikirannya”, kata Tatang. Gagasan dan pemikiran Quraish memberikan warna tersendiri, dan memiliki ruang khusus bagi umat. “Melalui buku, syiar Islam diharapkan dapat lebih berkembang,” katanya. Quraish Shihab dikenal sebagai seorang akademisi, cendekiawan muslim dalam ilmu-ilmu Alqur’an dan juga mantan Menteri Agama pada Kabinet Pembangunan VII. Di sela-sela kesibukannya, beliau juga aktif sebagai seorang penulis. Selain menulis di beberapa rubrik majalah, Quraish Shihab juga aktif menulis buku. Quraish Shihab lahir di Rappang, Sulawesi Selatan pada tanggal 16 Februari 1944. Menamatkan pendidikan dasarnya di Ujung Pandang, kemudian melanjutkan pendidikan menengahnya di kota Malang sambil nyantri di Pondok Pesantren Darul-Hadits Al-Faqihiyyah. Tahun 1967 meraih gelar Lc (S-1) dari fakultas Ushuluddin jurusan Tafsir dan Hadits Universitas Al Azhar, Kairo Mesir. Kemudian melanjutkan pendidikan di fakultas yang sama pada tahun 1969 dan meraih gelar M.A. untuk spesialisasi bidang tafsir Al Qur’an. IKAPI juga memberikan beberapa penghargaan (IBF Award), antara lain untuk Buku Islam Terbaik Kategori Fiksi Anak, pemenangnya adalah Sri Izzati, dengan judul buku “Ibuku Chayank, Muach !” ; Buku Islam Terbaik Kategori Fiksi Dewasa, pemenangnya Sinta Yudisia, dengan judul buku “ The Road To The Empire”; Buku Islam Terbaik Kategori NonFiksi, pemenangnya Muhammad Syafii Antonio, dengan judul buku “Muhammad SAW : The Super Leader Super”. Sementara itu, dewan juri yang terlibat dalam penilaian IBF Award adalah Prof. Dr. Nasaruddin M.A., Prof. Dr. Mulyadhi Kartanegara, M.A; Helvy Tiana Rosa, S.S, M.Hum; Bambang Trimansyah, S.S.; Ir. Anif Punto Utomo, MTI Gelaran IBF yang ke delapan pada 1430 H/2009 M ini mengusung tema Cerdaskan Umat Mandirikan Bangsa. Acara akan berlangsung pada 28 Februari hingga 8 Maret 2009 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Pada tahun ini, IBF akan dibuka secara resmi oleh delapan tokoh nasional pada Sabtu, 28 Februari 2009, pukul 10.00 WIB. Di antara kedelapan tokoh tersebut adalah cendekiawan Muslim Prof. Nasaruddin Umar, Prof. Quraish Shibab, KH. Syuhada’ Bahri, Dr. M. Ray Akbar, dan pakar ekonomi syariah, Syafi’i Antonio. Delapan tokoh ini akan menandatangani sebuah prasasti yang menjadi simbol dukungan mereka bagi upaya mencerdaskan dan mempersatukan umat, serta upaya memandirikan bangsa. Berkumpulnya delapan tokoh yang memiliki beragam latar pemikiran juga menjadi simbol terwujudnya persatuan umat. Tim nasyid Raihan juga memeriahkan acara pembukaan IBF ini, dengan presenter Rina Gunawan. CP : Fanani (0815 8366436) Comments (3)
![]() written by zulkhairi nasution, March 02, 2009
Wah gw senang banget lihat Tokoh-tokoh penulis Indonesia berkumpul menuangkan ilmunya dan berbagi kesesama muslim....Gw salut banget dengan Islamic Book Fair bisa menghimpun dan menjadikan wadah untuk perkembangan Islam....Gw yakin Islam Dunia akan bangkit dari Indonesia.....
, Masyarakat muslim Indonesia haus banget akan buku dan ilmu agama.....Semoga Penulis dan Tokoh Pembukuan Indonesia semakin banyak berkarya demi Kemajuan Negara Muslim Terbesar di dunia ini. written by m wahdi, February 11, 2010
lanjutkan prof,,,,,,,karena siapa lagi kalau bukan kita
ya gaaaaaaaaaaaaaaaaaaa Write comment
|
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|

| Home |
| Tentang Kami |
| Berita |
| Kontak Kami |
| Opini |
| Forum |
| Iklan Buku |
| Profil Tokoh |
| Agenda Acara IBF |
| Gallery Foto IBF |
| Serba-serbi |
| Peta Jakarta |
| Stand Area |
| Download IBF Award |
| Panitia Islamic Book Fair |
| Lowongan |